Fadhilah Trya Wulandari

Petugas Program PAIR

The Australia-Indonesia Centre

Fadhilah Trya Wulandari mendapatkan gelar Sarjana Politik di jurusan Hubungan Internasional dari Universitas Hasanuddin dengan fokus studi pada bidang Hukum Internasional dan Hak Asasi Manusia. Fadhilah melanjutkan studi Master jurusan Ilmu Pembangunan di International Institute of Social Studies, Erasmus University Rotterdam, dan mengambil konsentrasi jurusan Hak Asasi Manusia, Gender dan Konflik (dalam perspektif keadilan sosial). Dalam upaya meraih gelar Master, Fadhilah melakukan penelitian terkait pembangunan tanggul laut di Jakarta Utara dan dampaknya pada perempuan yang bekerja di sektor budidaya perairan. Melanjutkan ketertarikannya pada isu yang sama, riset yang dilakukannya hingga saat ini banyak berfokus pada interkoneksi Gender, Lingkungan dan Pembangunan, dan terfokus pada perempuan yang tinggal di wilayah pesisir. Fadhilah telah bekerja dalam proyek berbasis penelitian di wilayah maritim Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat terkait isu Konservasi Laut (2019). Selain itu, saat ia sedang mengembangkan gerakan sosial #GakPakePlastik (gerakan untuk menghentikan penggunaan plastik sekali pakai) bersama dengan komunitas anak muda di Sulawesi Selatan untuk mendorong aksi dari akar rumput.

Sebelum bekerja di  Australia-Indonesia Centre, Fadhilah bertugas sebagai Peneliti Muda di Sustainable Development Goals Centre (SDGs Center) dan Center of Excellence for Interdisciplinary and Sustainability Science (CEISS) di Universitas Hasanuddin, Makassar.

Fadhilah bertanggung jawab atas sebagian besar terjemahan Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia yang terdapat di website PAIR.

Articles by Fadhilah Trya Wulandari
PAIR advisory panel offers first insights