Terlibat dalam Inovasi

Posted on November 11, 2016 By Amarizni Mosyaftiani

Foto Amarizni

Amarizni Mosyaftiani, program gelar Magister dalam Arsitektur Lanskap IPB, SP 5 – Mahasiswi RHD di Kelompok Air Perkotaan

Inovasi di negara-negara berkembang,; seperti Indonesia, jarang dibicarakan dalam banyak kalangan. Mungkin karena kurangnya pengetahuan akan arti dan cara menerapkannya dalam kehidupan nyata.

Saya melihat inovasi sebagai cara baru untuk memecahkan berbagai masalah apa pun dengan pendekatan yang berbeda dan unik dari pengetahuan kreatif kumulatif kita. Inovasi dibutuhkan untuk mentransformasi negara-negara berkembang agar menjadi lebih adaptif dan tangguh di era globalisasi ini.

Banyak studi tentang inovasi dan tekonologi maju yang telah dipelajari. Oleh sebab itu, sangatlah penting bahwa pengetahuan tentang inovasi itu dibagikan dan dipopulerkan di negara-negara berkembang dengan mengambil tindakan untuk meningkatkan riset, kreasi teknologi, proses tata kelola, dan bidang-bidang lain yang bergantung pada peran kita sebagai peneliti.

Sebagai mahasiswa/i pendidikan tinggi yang bertanggung jawab untuk mempertahankan lingkungan inovasi, kita seharusnya memahami prinsip dan konsep inovasi. AIC Research Summit (KTT Penelitian Pusat Australia) ke-3 mengajari kita bagaimana inovasi yang hebat itu terjadi. Inovasi yang hebat dalam teknologi dan bidang-bidang lain haruslah menciptakan solusi-solusi sederhana yang dapat diterapkan, masuk akal dan cukup mudah untuk dipertahankan.

Jadi, semua penelitian yang telah kita lakukan harus dijelajahi dengan cara-cara yang inovatif untuk dapat menelurkan hasil-hasil yang diharapkan, yakni hasil yang berguna untuk menciptakan masyarakat yang adaptif dan tangguh, terutama di sebuah negara berkembang.